PEDULI LINGKUNGAN, HIMAKIM GELAR BERSIH PANTAI TAHUA
Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan pantai yang bersih, Himpunana Mahasiswa Kimia (HIMAKIM) dan Mahasiswa Baru Porgram Studi Pendidikan Kimia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Khairun melakukan ibersih-bersih di sekitar pantai Tahua, Kel. Rum, Kec. Tidore Utara, Minggu (11/09/2021).
Turut hadir dalam gerakan bersih pantai ini Dr. Zulkifli Zam Zam, S.Si., M.Sc (Dosen Pendidikan Kimia/Pembina HIMAKIM), Fadlan Muin, S.Pd.,M.Sc (Dosen Prodi Pendidikan Kimia), Pengurus HIMAKIM dan Mahasiswa Baru Program Studi Pendidikan Kimia, FKIP, Universitas Khairun. Dalam pengarahan sebelum memulai kegiatan Dr. Zulkifli Zam Zam, iS.Si.,M.Sc mengatakan “Sampah adalah musuh kita bersama, untuk itu perang melawan sampah terus kita galakkan, HIMAKIM dan Program Studi Pendidikan Kimia FKIP, Unkhair harus melakukan aksi nyata di lapangan untuk memerangi sampah karena kebersihan itu tanggungjawab seluruh stakeholder termasuk kita masyarakat kampus. Paling itidak iaksi iini iadalah ibentuk ikepedulian terhadap lingkungan pantai agar tetap bersih. Jika pantai ini bersih masyarakat akan lebih senang berlibur di pantai Tahua pada akhir pekan.” Jelasnya. Kegiatan aksi bersih pantai oleh HIMAKIM juga mendapatkan dukungan dari Fadlan Muin (dosen pendidikan kimia) “Apa yang dilakukan oleh HIMAKIM ini (bersih sampah pantai) adalah suatu langkah yang sangat bagus sekali, ada rasa tanggung jawab dari teman-teman himpunan (HIMAKIM) terhadap lingkungan pantai, kedepannya gerakan bersih seperti ini terus lakukan di tempat yang berbeda.” Ungkap Fadlan saat ditemui lawemas di lokasi kegiatan, Minggu (11/09/2021). Gerakan bersih pantai Tahua dilakukan karena sampah plastik yang terbawa arus akibat ulah masyarakat yang membuang sampah sembarangan sangat mencemari kebersihan laut dan pantai Tahua. Gerakan itu pula sebagai bentuk dari aksi nyata yang dilakukan HIMAKIM dan Program Studi Pendidikan Kimia di tengah pandemi covid-19 saat ini. Aksi bersih pantai Tahua oleh HIMAKIM ini diharapkan dapat menggugah masyarakat untuk tidak sembarangan membuang sampah yang dapat mencemari lingkungan hidup, khususnya di pantai Tahua. “Pantai bersih akan membuat kita berlama-lama, semoga kedepan pantai Tahua tetap tejaga kebersihannya” tutur Wulan (Pengurus HIMAKIM).