24 Aug 2022 Humas Post Dibaca 64 kali

Pembekalan MBKM Prodi Pendidikan Kimia, FKIP, Unkhair Semester Ganjil 2022/2023

Pembekalan MBKM Prodi Pendidikan Kimia, FKIP, Unkhair Semester Ganjil 2022/2023
MBKM - Kampus Merdeka atau MBKM merupakan bagian dari Kebijakan Belajar Merdeka Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk meningkatkan keterampilan sesuai dengan bakat dan minatnya dengan terjun langsung ke dunia kerja dalam meningkatkan kesiapan mahasiswa menjemput masa depan. Selasa (23/08/22) Program Studi Pendidikan Kimia, FKIP, Universitas Khairun melakukan pembekalan kepada mahasiswa yang akan melakukan program MBKM pada semester ganjil tahun ajaran 2022/2023. Ada dua pembelajaran MBKM yaitu Asistensi Mengajar di Satu Sekolah dan Membangun Desa/Kuliah Kerja Nyata Tematik dengan jumlah 47 mahasiswa yang diterjunkan di beberapa Kabupaten/Kota di Provinsi Maluku Utara. Dalam pengarahan Koordinator Prodi Pendidikan Kimia, Nur A. Limatahu, S.Pd., M.Si mengatakan pembekalan sebagai sebuah tahapan baik dan harus dilalui oleh mahasiswa dalam program MBKM tujuannya memberikan pemahaman program ini sesuai dengan instruksi Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi dalam peningkatan kompetensi mahasiswa. "Kegiatan MBKM bertujuan meningkatkan kompetensi lulusan mahasiswa, baik soft skills maupun hard skills, agar lebih siap dan relevan dengan kebutuhan zaman, menyiapkan lulusan sebagai pemimpin masa depan bangsa yang unggul dan berkepribadian. Mahasiswa kira dapat memahami dan mengoptimalkan diri dalam kegiatan ini untuk membentuk kepribadian diri dengan masyarakat. Dalam semester ini Prodi Pendidikan Kimia mengikutkan mahasiswa di dua pembelajaran yaitu Asistensi Mengajar di Satu Sekolah 37 mahasiswa dan Membangun Desa/Kuliah Kerja Nyata Tematik 10 mahasiswa, total 47 mahasiswa" Lanjut "Selain itu Saya ingatkan dalam pelaksanaan Program MBKM mahasiswa perlu menjaga diri dengan baik, bedakan mana yang baik dan tidak. Tidak boleh melakukan hal-hal negatif di masyarakat, dan juga tolong jaga nama Prodi dan nama Universitas Khairun". Tutup Koordinator Prodi.