PKM Pembiasaan Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Praktik Limbah Rumah Tangga Menjadi Pupuk Organik di SMA Al-Khairat Kota Ternate
Sabtu (25/05) Tim Dosen Program Studi Pendidikan Kimia Unkhair melaksankan kegiatan pengabdian masyarakat di SMA Al-Khairat Kota Ternate yang diketuai oleh Ibu Deasy Liestianti dan tiga orang anggota yaitu Elsa Sriwahyuni S.Pd., M.Pd., Linda Kurnia Mustafa, S.Pd., M.Pd, Merlin S.Pd., M.Si. Kegiatan ini berupa pelatihan pembuatan pupuk organik cair dari limbah rumah tangga
Dalam penjelasan tim dosen PKM peserta diberi pengetahuan tentang limbah rumah tangga, jenis-jenis sampah, kelebihan dan kekurangannya dan dalam pelatihan pembuatan pupuk cair peserta diberikan materi tentang pengertian pupuk, manfaat dan bahan-bahan yang bisa dijadikan pupuk organis cair
Siswa SMA Al-Khairat Kota Ternate merasa sangat senang mendapatkan pengetahuan dalam pembuatan pupuk organik cair. Mereka mengaku selama ini limbah sayuran tidak pernah mereka manfaatkan menjadi sesuatu yang bermanfaat hal ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan mengenai pemanfaatan limbah dalam pembuatan pupuk organik cair. karena selama ini siswa berpikir Sampah merupakan suatu bahan yang terbuang dari aktivitas manusia yang tidak mempunyai nilai ekonomi, bahkan dapat mempunyai nilai yang negatif karena penanganannya, baik untuk membuang atau membersihkannya memerlukan biaya yang cukup besar,
Dengan adanya PKM kepada kepada siswa, diharapkan mampu peningkatan kesadaran dan kepedulian terhadap limbah rumah tangga tersebut dengan cara memanfaatkan limbah rumah tangga menjadi pupuk organik cair (POC) dengan tujuan mengurangi sampah yang tidak termanfaatkan. "Ucap tim dosen PKM Program Studi Pendidikan Kimia Unkhair
Dalam penjelasan tim dosen PKM peserta diberi pengetahuan tentang limbah rumah tangga, jenis-jenis sampah, kelebihan dan kekurangannya dan dalam pelatihan pembuatan pupuk cair peserta diberikan materi tentang pengertian pupuk, manfaat dan bahan-bahan yang bisa dijadikan pupuk organis cair
Siswa SMA Al-Khairat Kota Ternate merasa sangat senang mendapatkan pengetahuan dalam pembuatan pupuk organik cair. Mereka mengaku selama ini limbah sayuran tidak pernah mereka manfaatkan menjadi sesuatu yang bermanfaat hal ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan mengenai pemanfaatan limbah dalam pembuatan pupuk organik cair. karena selama ini siswa berpikir Sampah merupakan suatu bahan yang terbuang dari aktivitas manusia yang tidak mempunyai nilai ekonomi, bahkan dapat mempunyai nilai yang negatif karena penanganannya, baik untuk membuang atau membersihkannya memerlukan biaya yang cukup besar,
Dengan adanya PKM kepada kepada siswa, diharapkan mampu peningkatan kesadaran dan kepedulian terhadap limbah rumah tangga tersebut dengan cara memanfaatkan limbah rumah tangga menjadi pupuk organik cair (POC) dengan tujuan mengurangi sampah yang tidak termanfaatkan. "Ucap tim dosen PKM Program Studi Pendidikan Kimia Unkhair